Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Pagi yang Mendung

Gambar
K etika bangun dari tidurku yang lelap, hal yang pertama aku ingat adalah dirinya, entah kenapa aku masih terus saja memikirkannya, ingin mengetahui kabar darinya, dia lagi apa, apakah dia baik-baik saja, dia lagi dalam posisi membutuhkan bantuan atau tidak, aku ingin tahu semua hal tentangnya, tapi mungkin itu hanyalah harapan yang tidak bakal terwujud karena mungkin dia sudah tidak butuh keberadaanku lagi. sekitar jam 08.30 aku lewat depan kosannya, hanya untuk memastikan apakah dia sudah pulang atau belum dengan cara melihat es buah yang aku gantung di pintunya, ternyata sampai sana sudah tidak ada es buahnya, itu berarti dia sudah sampai kos entah jam berapa, lega sih akhirnya di lihat juga es buah yang di gantung di pintu itu. sesampainya saya di rumah mulailah saya melanjutkan tulisan ini, setiap orang mempunyai satu ingatan yang tidak akan pernah pudar sekeras apapun mereka mencoba menghapusnya, dan itu senyum di wajahnya, entah kenapa senyumnya itu masih terbayang, say...

Hancur berkeping-keping

Gambar
T epat hari sabtu ini kami sudah janjian untuk bermain badminton jam 14.00, sesampainya saya di depan kosannya saya langsung WA dia untuk turun dari kamarnya, tapi gk di respon walaupun masuk WA nya, lalu saya mencoba menanyakan temannya dan temannya memberikan ijin untuk naik ke atas kamarnya, setelah saya ketuk-ketuk dan panggil dia tetap saja gk ada respon, saya menunggunya sekitar sejam berharap dia keluar, tapi ternyata dia gk keluar-keluar. akhirnya saya melihat WA nya dia, dan statusnya berubah jadi online, dalam hati berpikir "mulai ada titik terang nih" eh ternyata dia buat pengaturan agar ketika WA masuk gk warna hijau lagi centangnya, dan tetap saja saya di cuekin kembali, sekitar sejam aku menunggu dan karena ada kegiatan lain saya harus balik lagi, jadi saya meninggalkan es buah kesukaan dia di pintunya. saya gk pernah bilang kalau saya capek nungguin dia, tapi kalau dia punya prasaan dia pasti gk akan ngebiarin aku seperti ini. apa salahnya sih keluar dan b...

Mekarnya Bunga Edelweis

Gambar
Y ap, mungkin judul di atas bisa menceritakan tentang si dia yang perlahan mulai ceria, entah kenapa moodnya tiba-tiba kembali menjadi baik lagi, tentu saja kabar gembira buatku yang telah lama menantikan keceriaannya sahabatku yang telah hilang itu,  dia mengajakku untuk ketemuan dan makan malam saking semangatnya aku sampai datang diluan dari waktu yang telah di tentukan, dan ternyata aku harus menunggu lama karena dia masih harus menyelesaikan ibadahnya, untung aku sudah terlatih jadi tetap sabar menunggunya, kembalinya keceriaan dia membuatku ingin mengajaknya ke tempat makan yang walaupun biasa saja tapi rasanya luar biasa, sejak bertemu saya selalu memperhatikan dia, kelihatannya sih ceria dan bahagia, tapi dari matanya seperti ada sesuatu yang dia sembunyiin, namun aku berusaha untuk memendam saja dan tidak menanyakan hal itu, aku dari dulu sangat menginginkan mempunyai sahabat wanita, yang bisa di ajak senang maupun susah, karena susah banget bisa mendapatkan seorang...

catatan harian

Gambar
E ntah kenapa baru terpikirkan untuk menulis tentang dia,  tepat pada tanggal 12 april 2017 dia turun ke sorong dari tempat tugasnya, kami bertemu di salah satu mall di sorong, perbincangan seperti biasa kita bertemu sebelumnya, setelah pindah di beberapa cafe akhirnya kita agak lama di halte cafe, tentu saja itu tempat favorit kita berdua, dan pesannya pasti chocofloat, berhubung saya sudah kenyang jadi dia saja yang pesan. pembicaraan mulai seru, berbicara tentang planing adventure untuk keesokan harinya, menjelajah keindahan alam papua, tak terasa sudah jam 23.00 wit saya mengantarnya pulang, dan keesokan harinya tiba-tiba dia mulai berubah, planning yang sudah saya buat hancur berantakan, sedikit sedih sih karena tidak tahu kenapa dia berubah begitu saja, seperti mempunyai kepribadian ganda, saya berusaha mengerti itu, namun semakin di mengerti semakin menambah beban pikiran di hati, saya juga sudah menanyakan ke dia sebenarnya ada masalah apa, tapi dia hanya jawab "i...